BPOM Jamin Dagangan Bukoan Layak Konsumsi

admin -

Monday, 24 July 2017 - 12 : 34 : 16

AMEN – Kekhawatiran warga Lebong atas kelayakan konsumsi dagangan makanan menu berbuka puasa (bukoan) di Pasar Kaget Ramadhan, Kelurahan Pasar Muara Aman, Kecamatan Amen, terjawab. Tidak ada satupun menu makanan bukoan yang terindikasi berbahaya bagi kesehatan. Semuanya terbebas dari bahan pengawet kimia, pewarna tekstil maupun bahan berbahaya laiannya. Itu sesuai hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Bengkulu, Kamis (1/6).

Dalam sidak itu, BPOM melibatkan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong dan Polsek Lebong Utara. ‘’Alhamdulillah dari hasil uji terhadap 51 sampel makanan, tidak ada satupun makanan yang positif mengandung pengawet dan bahan berbahaya,’’ kata Kepala Seksi Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen BPOM Provinsi Bengkulu, Dra. Sri Yuniati.

Beberapa makanan yang sempat diambil sampelnya untuk diuji itu, es cendol, es campur, beragam makanan berbahan mie insta, roti hingga aneka gorengan. Namun tidak semua makanan diuji kelayakannya. BPOM hanya mengambil sampel makanan yang terindikasi mengandung pengawet dan zat berbahaya. Baik boraks, rodhamin b, formalin serta methanil yellow. ‘’Tanda-tanda itu bisa dilihat dari tekstur, warna dan bau dari makanan itu,’’ terang Sri.

Dijelaskannya, tujuan sidak semata demi melindungi keselamatan masyarakat dari konsumsi bahan makanan berbahaya. Sengaja dilakukannya di awal Ramadhan mengingat kebutuhan belanja makanan siap konsumsi meningkat di saat bulan puasa. Sekalipun dalam sidaknya BPOM tidak menemukan makanan yang berbahaya, masyarakat tetap diimbau waspada dan teliti dalam mengkonsumsi makanan yang tidak dimasak sendiri. ‘’Kalau ada makanan yang mencurigakan laporkan ke kami atau Disperindag di sini (Lebong, red) agar bisa ditindaklanjuti,’’ tegas Sri.

Sementara Kadisperindagkop UKM Lebong, Drs. Achmad Ghozali mengatakan, pihaknya akan menggelar sidak susulan ke sejumlah pasar kaget ramadhan. Termasuk warung-warung dan minimarket yang ada di Lebong. Namun untuk waktunya belum bisa disampaikannya. ‘’Yang jelas kami ingatkan kepada para pedagang agar tidak curang. Jangan memakai pengawet kimia atau zat berbahaya pada makanan yang diperjualbelikan,’’ tutur Ghozali.

Di sisi lain, Sumariah (45), pedagang es dawet di pasar kaget Ramadhan Kelurahan Pasar Muara Aman mengaku sangat mendukung sidak yang digelar BPOM. Selain menjamin keselamatan masyarakat, sidak itu juga bermanfaat bagi para pedagang. Setidaknya bisa menepis kekhawatiran masyarakat akan zat berbahaya pada makanan yang dijual di pasar kaget Ramadhan. ‘’Kalaupun ada pedagang yang curang, pasti akan ketahuan dengan adanya pengujian dari BPOM,’’ demikian Sumariah.